Star Wars The Old Republic: First Look


Pada E3 2009 kemarin, BioWare akhirnya mempersembahkan trailer dari Star Wars: The Old Republic yang sudah sejak tahun 2006 dikabarkan akan menjadi sekuel kedua dari Star Wars: Knights of the Old Republic (KoTOR), pemenang best game of the year 2003 oleh BAFTA Games Award. Tidak seperti dua pendahulunya, KoTOR dan KoTOR II, The Old Republic akan dirilis sebagai MMORPG sama seperti Star Wars: Galaxies, yang keluar pada tahun yang sama dengan KoTOR.

Masih seperti KoTOR, The Old Republic mengambil latar cerita 3500 tahun sebelum kebangkitan Darth Vader yang ditunjukkan pada dua trilogi film Star Wars; tapi 300 tahun setelah kejadian yang dialami oleh Jedi Exile dan Darth Revan pada Star Wars: KoTOR I dan II. Pada akhir kisah Jedi Civil War di Star Wars: KoTOR II, diceritakan bahwa Darth Revan pergi ke galaksi lain untuk mencari The Sith Empire yang berpotensi menjadi ancaman bagi Republic di masa depan. Revan tidak pernah kembali dari pencarian; namun Sith Empire yang justru datang dan mengobarkan perang dengan Jedi dan telah berlangsung selama berdekade. Sebuah traktat damai akhirnya ditandangatangani oleh kedua belah pihak untuk membuat gencatan senjata, tapi tak lama setelah pembuatan traktat itu kedamaian sekali lagi harus dipecahkan… seperti yang ditunjukkan oleh trailer The Old Republic di atas.

The Old Republic, seperti Galaxies, menjanjikan dua faksi yang dapat dipilih: The Galactic Republic dan The Sith Empire. Di dalam masing-masing faksi tersebut pemain juga dapat memilih kelas yang diinginkan: Trooper, Smuggler, Jedi Knight dan Jedi Consular bagi Republic; Bounty Hunter, Sith Warrior, Imperial Agent, dan Sith Inquisitor bagi Sith Empire. BioWare juga menjanjikan setidaknya 9 planet untuk dijelajahi, di antaranya adalah Tatooine yang populer sebagai kampung halaman Anakin Skywalker di trilogi Star Wars, Coruscant yang menjadi ibukota bagi The Republic, Korriban tempat di mana Tomb of Sith Lord bermukim dan Sith Academy didirikan, serta Tython yang menjadi tempat asal para Jedi.

Bila menilik dari trailer-nya, Sith Lord yang menyerbu Jedi Temple memiliki beberapa kemiripan dengan Darth Vader–terutama, breath mask yang dikenakannya dan kepalanya yang gundul. Pada arsitektur Jedi Temple-nya sendiri pun memiliki tingkat kemiripan yang begitu tinggi dengan Jedi Temple yang ada pada trilogi filmnya–yang justru mengambil latar waktu beribu tahun setelah MMORPG ini. Walaupun begitu tetap terlihat beberapa hal seperti model pesawat tempur Sith Fighter yang mengingatkan pada pesawat serupa di kedua prekuel KoTOR sebelumnya, begitu pula topeng yang dikenakan oleh para Sith Warrior yang menyerupai topeng Darth Revan.

Bisa jadi, karena target audiens Star Wars: The Old Republic ini merupakan online gamer, BioWare mencoba membuat tampilan game ini menyerupai trilogi Star Wars aslinya agar tidak asing di mata para pemain. Mengingat bahwa release date game ini juga belum jelas, serta belum banyak fitur yang dijanjikan, semoga saja pengembang yang mampu menyajikan game sekelas Mass Effect dan Dragon Age ini berhasil membuat The Old Republic menjadi MMORPG yang mendahului Galaxies–lengkap dengan fitur dogfight dan gameplaynya yang bervariasi.🙂

Pranala luar:

oleh: Xaliber von Reginhild

2 Tanggapan so far

  1. 1

    Asop said,

    Kalo liat trailer-nya kayak nonton film…🙂

  2. 2

    Iya, memang bagus.😀


Comment RSS

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: