Out of the (Gaming) Box: The World God Only Knows


Dalam Out of the (Gaming) Box, kami akan membahas hal-hal menarik (selain tentang video game) yang kami temukan, baik itu buku, komik, mainan, atau hal-hal lain bahkan celana dalam. Ya, jika kami menemukan celana dalam yang unik, akan kami ceritakan disini.

———————————————

Yak, pada debut “Outside of the (Gaming) Box”, saya ingin membahas tentang salah satu manga favorit saya, yaitu “The World God Only Knows”.

Yep, sekarang kita juga membahas hal-hal lain selain video game

The World God Only Knows merupakan manga romance-comedy karya Tamiki Wakaki. Manga ini muncul di majalah Weekly Shōnen Sunday pada 9 April 2008 dan anime-nya sudah mulai tayang (di Jepang tentunya) sejak 6 Oktober 2010 lalu. Yang membuat saya tertarik membaca manga ini, yaitu karena: 1) Si karakter utama seorang gamer, 2) Gambarnya, 3) Karakter ce– Uh… I got nothin’

Gamer, serius lu? Penasaran, kan? Sinopsisnya dapat Anda baca, after the break.

Yes, he play games. GAMES.

Manga ini bercerita tentang seorang murid SMA bernama Katsuragi Keima yang dikenal (di internet) sebagai “Capturing God” karena kemampuannya dalam “menangkap” hati karakter cewek di permainan dating-sim. Tapi di dunia nyata dia dikenal sebagai “Otamegane” (gabungan antara otaku dan megane – bahasa Jepangnya kacamata) dan membenci gadis-gadis “3D” atau gadis dunia nyata. Setelah secara tidak sengaja menyetujui kontrak dari neraka, Elsee, seorang iblis yang telah mendengar kabar mengenai “kemampuannya”, datang ke dunia manusia untuk meminta Keima membantunya menangkap jiwa-jiwa dari neraka yang kabur ke bumi. Jiwa-jiwa berbahaya ini hanya bersembunyi di dalam hati seorang wanita, dan hanya melalui “cinta”, jiwa yang kabur tersebut dapat keluar. Mau tidak mau Keima harus membantu Elsee, karena jika tidak, leher mereka berdua yang  jadi taruhannya.

Manga ini membuat saya merasa seperti si tokoh utama, Keima. Kecuali saya tidak main dating-sim, tidak pakai kacamata, tidak sekalem dia, tidak secuek dia, tidak se”romantis” dia, dan tidak sepintar dia— Wait what? Terus miripnya apa dong?! Ya ada satu hal yang mirip, walaupun nggak seekstrim dia… Aanyway, back to the topic!

...dan saya juga jarang main game dikelas

Ya, jadi si Keima harus bikin orang yang “kerasukan” jadi suka sama dia. Sementara dia itu cuman seneng dan bisanya “nangkep” karakter game aja! Jadi gimana lanjutannya? Baca aja di MangaFox atau dimanalah yang ada. Saya sudah baca manga-nya dan menonton (sedikit) anime-nya, dan bagi pencari cerita komedi, trust me, it works it won’t disappoint you. Kira-kira bakal terbit nggak ya manga-nya di Indonesia?

2 Tanggapan so far

  1. 1

    ally said,

    iya, gw seneng bener tu manga
    bener” intersting, yang paling gw gk nyangka tu bsa yah dy bsa tw endingnya.
    tpi yng skarang” lgi mo nangkep goddesses tuk nyegel old hell

  2. 2

    Unit 076 said,

    @ally: Iya salah satu manga favorit saya juga. Awalnya cerita masih agak ringan dan pas masuk kebagian Godess, wah ceritanya makin menarik aja!


Comment RSS

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: