Fenomena Kinect


Sebagai pembuka silahkan liat video di bawah berikut :

Ha nice shirt. Yah video di atas adalah salah satu dari pemakaian Kinect sebagai hal yang bukan “game-ish”. AR DOOR menggunakan kinect sebagai pengganti fitting room. Dengan cara merecognize tubuh dari si pemakai kinect kemudian dipasangkan dengan baju yang mereka pilih, menarik. Ar Door sendiri adalah perusahaan yang ahli dalam bidang augmented reality asal Moscow *hm Russians*.

Topshop menggunakan teknologi ini untuk mengurangi pemakaian fitting room yang tidak efisien. Satu room hanya 2 potong pakaian? nah. Menggunakan kinect Anda bisa gonta-ganti pakain hanya dalam hitungan detik, tak perlu malu (Anda tidak perlu .., ehm buka baju). Lalu bagaimana tanggapan Mikocok sen.. maksud saya Microsoft. “Kami memperhatikan. Tapi bagaimana pun penggunaan Kinect yang seharusnya untuk Xbox360 ini tidak dilisensi atau diberikan wewenang oleh Microsoft,” ucapnya, (I knew it!)

Ada satu fenomena lagi yang berkaitan dengan Kinect. Tidak lama ini saya pergi ke daerah Makassar tepatnya Ujung Pandang, Tahu kan? Sulawesi? Celebes?. Tidak jauh dari tempat saya menginap ada pusat perbelanjaan cukup besar hanya 30 menit. Namanya Mall Panakukang, saat itu ada sebuah pameran televisi. Dan tentu saja televisi flat LED dan LCD, namun pada saat saya melihat kerumunan orang di satu televisi saya penasaran. Tebak apa?

a kinect!

A Kinect without a Xbox!

Sekian, take care!

sumber : detikcom

—————————————————-

Editor’s note: Yah, sekalipun penggunaan AR Door itu belum/nggak resmi, cuman katanya Microsoft mau ngeluarin SDK Kinect, jadi menurut saya no problem lah

P.S. Mana oleh-olehnya?!

1 Response so far

  1. 1

    […] Kinect yang sudah dimodifikasi memang sudah cukup terkenal dan kali ini ilmuwan akan menggunakan Kinect untuk menjadi pemindai […]


Comment RSS

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: