SCIENCE: Ilmuwan Perancis menemukan rahasia agar “awet muda”


Bukan hanya teknologi gadget untuk meningkatkan kualitas bermain game saja, tapi kami juga akan membahas berita-berita tentang kemajuan sains dan teknologi secara umum dalam kategori SCIENCE

———————————————————————-

Yah, hari ini saya tidak sempat mendatangi event Jakarta Game Show 2011 yang digelar dari tanggal 2 hingga 6 November nanti, jadi gantinya kita ngomongin tentang sains aja yuk!

Those French... damn, how can they be so good?

Pingin awet muda? Para ilmuwan di Perancis berhasil menemukan cara untuk “memudakan” kembali sel-sel Anda!

Diterbitkan di jurnal Genes & Development pada 1 November kemarin, penelitian ini “menandai langkah awal dalam pengembangan obat regeneratif untuk menyembuhkan suatu penyakit,” kata Jean-Marc Lemaitre kepala penelitian dari Institute Functional Genomics of the University of Montpellier. Selain itu penelitian ini mampu memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap efek penuaan dan patologi.

Para ilmuwan meneliti sel-sel kulit dari donor berusia 74 tahun. Donor yang sudah uzur ini dimaksudkan untuk meneliti saat di mana sel telah mencapai masa penuaan, yang ditandai dengan berhentinya penyebaran sel. Kemudian mereka mulai melakukan pemrograman ulang sel-sel secara in vitro, di mana mereka menambahkan dua faktor genetik tambahan kedalam sel-sel tersebut. Hasilnya?

“Tanda-tanda penuaan dalam sel telah terhapus, dan sel-sel induk iPSC yang kita peroleh bisa menghasilkan sel-sel fungsional dari semua jenis dengan kapasitas tumbuh dan berkembang serta umur yang panjang,” kata Jean-Marc Lemaitre.

Para peneliti juga menguji hal yang sama terhadap sel dari donor yang lebih tua, mulai dari 92 hingga 101 tahun. Begitu pula sel pohon-pohon. “Usia sel jelas bukan penghalang untuk memprograman ulang,” tambahnya.

Sebelumnya pernah dilakukan percobaan yang kurang lebih sama pada sekelompok tikus, tapi percobaan pada sel manusia ini merupakan hal yang baru.

————————————————————

Sumber:

Forum Bungie

LeMonde (via Google Translate)

Wired

%d blogger menyukai ini: