38 Studios gulung tikar, industri game bahu-membahu membantu para mantan pegawai


Menyusul laporan bahwa 38 Studios berhenti membayar gaji para pegawai pada tanggal 1 Mei, tepat satu jam sebelum konferensi pers menyangkut masalah keuangan tersebut, 38 Studios dan Big Huge Games akhirnya memecat seluruh 379 pegawai yang mereka miliki.

Big Huge Games dibeli oleh 38 Studios pada tahun 2009 dan kemudian mengerjakan game RPG Kingdoms of Amalur: Reckoning (yang menurut saya cukup menarik).

Sementara itu di Twitter, industri game tidak tinggal diam. Hashtag#38jobs” untuk mengarahkan para mantan pegawai 38 Studios dan Big Huge Games menuju pekerjaan baru dengan cepat menjadi trending topic di AS. Grup Facebook “38Jobs” juga muncul disaat yang bersamaan.

Jurnalis freelance Alex Rubens kemudian mengumpulkan semua lowongan pekerjaan kedalam satu Google Doc, yang masih akan terus di-update. Dan hingga saat ini telah terkumpul hingga 84 studio game yang memiliki lowongan, termasuk diantaranya Irrational Games, Bungie, Activision, Klei Entertainment, Rockstar, Blizzard dan berbagai perusahaan besar maupun indie lainnya

Masalah keuangan tersebut terjadi ketika negara bagian Rhode Island meminjamkan $75.000 kepada 38 Studios menyangkut pengembangan Kingdom of Amalur, yang tadinya dirancang untuk menjadi sebuah MMORPG. Dan sejak tanggal 1 Mei kemarin, pembayaran hutang mereka macet yang akhirnya menunjukkan masalah keuangan yang lebih besar dan mengakibatkan PHK dan penutupan studio tersebut.

Mengingat Kingdom of Amalur sepertinya memiliki potensi yang lumayan besar (dan gamenya sendiri memang cukup menarik!), rasanya cukup menyedihkan melihat studio itu hilang begitu saja. Tapi berkat dukungan dari industri dan sesama pecinta dunia video game, paling tidak potensi para pegawainya tidak akan hilang begitu saja. Good luck guys!

—————————————–

Sumber:

Joystiq

%d blogger menyukai ini: