Bioware melirik model free-to-play buat The Old Republic


Tapi kalau keadaannya kacau gini, yah EA pasti masih cukup waras buat jadiin free-to-play

Pertama-tama saya mau bilang, sori banget nggak bisa nulis apa-apa soal event E3 kemarin. Minggu-minggu kemarin (dan sebenarnya sampai hari Rabu kemarin) saya bener-bener sibuk dan kayaknya beberapa hari lagi sampai awal Juli bakal sibuk lagi. Semoga awak-awak lain dari kapal pecah ini juga masih cukup waras buat gantiin saya… ANYWAY!

Berbicara dengan GamesTM, lead designer Star Wars: The Old Republic Emmanuel Lusinchi menyinggung bahwa ada kemungkinan bahwa mereka akan menerapkan model permainan gratis (free-to-play) kedalam game online tersebut.

“Saya pikir ini lebih dari model free-to-play ini lebih kepada penawaran yang kompetitif,” kata Lusinchi.

“Pasar MMO sangat dinamis dan kami perlu bersikap dinamis juga,”

“Kecuali orang-orang sudah puas dengan apa yang mereka dapat, mereka akan terus meminta update, mode dan situasi baru. Jadi kami melirik [model] free-to-play tapi saya tidak bisa mengatakan lebih jauh. Kami harus bisa fleksibel dan beradaptasi terhadap apa yang sedang terjadi.” tambahnya

Mengingat Bioware Austin kehilangan sekitar 400.000 subscriber pada awal tahun ini, tidak heran jika mereka melihat pilihan lain yang lebih ‘layak’ dalam rangka menarik kembali para subscriber.

Pada event E3 kemarin, Bioware juga menunjukkan update yang cukup menjanjikan, sepert planet, spesies baru, penaikkan batas level dari 50 menjadi 55, dan free trial hingga level 15.

Game ini memiliki potensial, walaupun emang terlalu mirip dengan World of Warcraft, jadi rasanya sayang juga kalau tiba-tiba hilang begitu saja. Kecuali kalau karena hilang terus mereka bikin KoTOR III, itu cerita lain…

—————————————————————————-

Sumber: GamesTM via PCGamer

%d blogger menyukai ini: